Selasa, 29 Januari 2013

PUISI

PENANTIAN SEORANG IBU

Pagi ini disaat aku memasuki jenjang SMP kulihat ibuku tersenyum menatapku
Aku terheran ada apa dengan sikap ibu
Kemudian beliau memelukku dengan hangat
Kelak kau akan menjadi siswa SMA yang tampan dan pintar ‘bisiknya’
Aku tersenyum mendengar ucapan ibu

Kemudian di esok harinya ketika aku memasuki jenjang SMA ibu kembali tersenyum
Ya seperti 3 tahun lalu, beliau tersenyum menatapku
Kemudian memelukku penuh kehangatan
Namun ada yang berbeda di pagi hari itu
Beliau meneteskan air matanya dan berbisik
Kelak kau akan menjadi mahasiswa yang gagah dan cerdas
Aku kembali tersenyum pada pagi itu

Kemudian di pagi hari disaat aku memasuki perguruan tinggi ibu tersenyum penuh haru
Aku menyambut senyuman itu dengan memeluknya
Rasanya masih hangat seperti 6 taun silam
Kembali beliau berbisik padaku
Kelak disaat kau menjadi sarjana
Mengabdilah kepada negeri ini nak, dengan kejujuran dan ketekunan
Ibu akan selalu mendoakanmu dan mendukungmu
Akupun menangis penuh haru
Sampai disaat aku menjadi sarjana
Beliau telah dipanggil olehNya

Ibu terima kasih atas segala nasihatmu
Segala kesabaranmu menghadapiku
Meskipun fisikmu tak lagi dapat kulihat
Tapi engkau selalu ada dalam pikiranku
Ada dalam setiap langkahku

Engkaulah yang menjadikanku sebagai manusia yang bijaksana
Tanpamu aku tak tau akan menjadi apa di dunia ini
Akan selalu kuingat pesanmu

0 komentar:

Poskan Komentar